DATA PENGUNJUNG

Website counter

MISKONSEPSI

Setiap manusia berpikir, begitulah alaminya seorang manusia sampai - sampai ada seorang filsuf Prancis yang bernama Rene Descartes mengatakan "cogito ergo sum" yang berarti "Aku berpikir maka aku ada".
Proses berpikir adalah hal yang lumrah, alami, dan normal. Cara berpikir seseorang menentukan bagaimana jadinya orang tersebut, orang yang berpikir besar maka akan menjadi 'besar' orang yang berpikir sempit maka hanya akan menjadi orang yang 'kerdil'....(baca selanjutnya)

MENYIKAPI ANAK KRITIS
Anak yang banyak bertanya menandakan kritis, cerdas, dan kreatif. Tapi banyak orang yang tak sabar, lalu bagaimanakah dengan Anda?

Hari Rabu pagi saya mengajar IPA di kelas 4 tentang energi. Seperti biasanya, setelah diberi arahan tentang yang akan dipelajari, saya biasa menugaskan siswa untuk membaca terlebih dahulu. Sepuluh menit berlalu, tiba – tiba siswa mulai ada yang bertanya “Pak Guru, listrik terbuat dari apa?”, mendapat pertanyaan demikian tentu saja saya berpikir cukup keras untuk mencari jawaban. Karena tidak mungkin saya jawab dengan teori listrik maka saya arahkan siswa dengan tanya jawab tentang dinamo sepeda. Akhirnya siswa yang bertanya tadi pun diam, seolah seperti sudah terpenuhi jawabannya.

Ternyata perkiraan saya salah...baca selanjutnya

Jumat, 06 Mei 2011

PERTANYAAN : Apakah jepang kualat mendapat musibah gempa, tsunami dan kebocoran nuklir karena dahulu menjajah Indonesia?


Pertanyaan ini di ajukan oleh siswa kelas 4 yang bernama fikri ketika saya sedang mengajar materi IPS tentang bencana alam, Fikri bertanya demikian setelah ia melihat berita tsunami Jepang di TV pada hari sebelumnya di rumah.
Pernahkah Anda mendapati pertanyaan demikian dari siswa atau mungkin dari putra Anda yang masih kecil? Jika mendapat pertanyaan demikian lalu bagaimana Anda menjawabnya?
Kata kualat merupakan kosa kata Bahasa Jawa yang memiliki arti sebagai berikut
1. Mendapat bencana (karena berbuat kurang baik kpd orang tua dsb); kena tulah;
2. Cak celaka; terkutuk
Dalam literatur sejarah kita, Jepang memang pernah menjajah Indonesia kurang lebih 3,5 tahun dan juga beberapa negara lainnya. Benarkah Jepang kualat karena menjajah Indonesia?
“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi” (Qs. An Nisa: 79)
Jepang merupakan negara yang dikenal sering dilanda gempa dan tsunami. Kata Tsunami sendiri berasal dari kosa kata Bahasa Jepang . (Bahasa Jepang: 津波; tsu = pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiah berarti "ombak besar di pelabuhan")
Gempa yang sering melanda Jepang bervariasi dari yang mempunyai skala kecil hingga yang berskala besar, meskipun di Jepang sering terjadi gempa, namun jarang yang menyebabkan tsunami karena kekuatan gempa yang relatif kecil.
Pada Jumat (11/3/2011) Jepang dilanda gempa dengan kekuatan yang besar yaitu 8,9 SR. Karena kekuatan gempa yang sangat besar, gempa ini pun menimbulkan tsunami. Tsunami ini lalu menerjang kawasan Jepang termasuk PLTN Fukushima, dan menyebabkan pembangkit nuklir ini mengalami kerusakan yang parah.
Hubungannya dengan pertanyaan siswa apakah Jepang kualat?
Untuk menjawab pertanyaan ini kita sebaiknya tidak langsung ikut “menghakimi” Jepang sebagai negeri yang kualat, tetapi berikanlah pengertian dahulu tentang sejarah penjajahan Jepang dahulu serta kronogoli bencana Jepang pada Maret 2011, dimana Indonesia juga sering mengalami bencana yang serupa ditambah lagi sering ada gunung meletus di Indonesia, banjir serta berbagai bencana lainnya.
Setelah itu tanyakan pada siswa, “Indonesia sering terkena bencana juga?”
Jika anak menjawab iya, maka minta anak tersebut untuk menyebutkan bencana apa saja yang melanda Indonesia.
Setelah anak menyebutkan berbagai bencana di Indonesia, lalu tanyakan “Jepang terkena bencana, kualat menjajah Indonesia?
Indonesia juga sering mendapat mendapat bencana? Lalu negara kita kualat karena apa ya?”
Biarkanlah anak berpikir, dan menjawab sendiri pertanyaannya.


Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Tsunami
http://internasional.kompas.com/read/2011/03/11/14404835/Gempa.Jepang.Timbulkan.Tsunami.4.Meter
http://www.artikata.com/arti-336594-kualat.html
http://www.tempointeraktif.com/hg/asia/2011/03/11/brk,20110311-319336,id.html
http://www.tempointeraktif.com/hg/asia/2011/03/19/brk,20110319-321333,id.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar